SriSundari – Produk Indonesia semakin banyak ditemui di pasar Pakistan. Hal ini tak lepas dari jaringan ritel modern (Supermarket) Imtiaz, salah satu etalase produk impor di negara tersebut, yang tersebar luas di berbagai kota di Pakistan.
Sebagaimana disampaikan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti Widya Putri, yang sudah melihat langsung visibilitas produk Indonesia di salah satu gerai Imtiaz di Karachi, Pakistan, Sabtu (10/1/2025) lalu.
Menurut Wamendag Roro, Imtiaz merupakan mitra strategis Indonesia dalam menjangkau konsumen akhir di Pakistan. Penempatan produk Indonesia yang menonjol di rak Imtiaz mencerminkan kepercayaan pasar Pakistan terhadap kualitas dan daya saing produk Indonesia.
“Kepercayaan tersebut sekaligus menegaskan reputasi Indonesia sebagai pemasok yang andal yang memenuhi standar kualitas, keberlanjutan, dan kepatuhan halal,” ujar Wamendag Roro.
Berbagai produk Indonesia dipasarkan di Pakistan, mulai dari minyak sawit dan turunannya, makanan dan minuman, kebutuhan rumah tangga, serta perawatan tubuh.
Dalam kesempatan ini, Wamendag Roro juga mendorong Imtiaz untuk terus memperluas ragam dan volume produk Indonesia di seluruh jaringan gerainya di Pakistan. Tidak hanya itu, Wamendag Roro mengajak Imtiaz menjajaki pengadaan langsung (direct sourcing), kontrak pasokan jangka panjang, serta potensi kemitraan eksklusif dengan produsen Indonesia.
Wamendag Roro menambahkan, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan RI, Kedutaan Besar RI Islamabad, dan Konsulat Jenderal RI Karachi juga siap memfasilitasi penjajakan kesepakatan bisnis (business matching), pengenalan pemasok (supplier introductions), serta pendampingan teknis. Imtiaz juga didorong untuk melakukan kunjungan bisnis ke Indonesia guna menjajaki peluang produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar Pakistan.
Produk Indonesia memang disukai konsumen Pakistan. Kwalitasnya baik serta barang yang disajikan sesuai dengan kebutuhan pasar disana. Sebagaimana yang diyakini Direktur Imtiaz Group, Kashif Imtiaz mengungkapkan, permintaan terhadap berbagai produk Indonesia, mulai dari makanan dan minuman, peralatan rumah tangga, maupun kategori lainnya akan terus meningkat ke depannya. Untuk itu Kashif berharap, Indonesia dapat membuka peluang yang lebih luas untuk pengadaan produk Indonesia lainnya guna dipasarkan di Pakistan oleh Imtiaz.(Putri)








