Guswanto Resmi Dilantik menjadi Sekretaris Utama BMKG

Guswanto Resmi Dilantik menjadi Sekretaris Utama BMKG

SriSundari – Guswanto, S.Si., M.Si. resmi dilantik menjadi Sekretaris Utama Badan Meteorologi, Klimatoglogi dan Geofisika (BMKG), Senin (19/1/2026). Acara pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, yang diselenggarakan di Auditorium BMKG, Jakarta. Pelantikan Guswanto dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan BMKG.

Dilansir dari website resmi BMKG, dalam prosesi pelantikan, Faisal menyampaikan keyakinannya bahwa pejabat yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Saya, Kepala BMKG, dengan ini secara resmi melantik Saudara dalam jabatan baru di lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Saya percaya Saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ungkap Faisal meyakinkan.

Dalam kesempatan ini Faisal menegaskan, jabatan Sekretaris Utama merupakan posisi strategis yang sangat menentukan kualitas tata kelola, ritme kerja, dan efektivitas organisasi BMKG secara keseluruhan. 

Menurutnya, Sekretaris Utama diharapkan menjadi penggerak utama manajemen, khususnya dalam memastikan proses perencanaan, penganggaran, pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, serta reformasi birokrasi berjalan efektif dan berdampak nyata. 

Lebih lanjut Faisal juga menyoroti tantangan ke depan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi, hingga ekspektasi publik yang semakin tinggi terhadap layanan BMKG. Kondisi tersebut menuntut organisasi bekerja secara profesional, cepat, dan terukur dengan keselamatan masyarakat sebagai orientasi utama.

“Kita menghadapi tantangan yang semakin nyata, yaitu perubahan iklim, meningkatnya bencana hidrometeorologi, serta ekspektasi publik yang semakin tinggi. Tidak ada ruang untuk kerja biasa-biasa saja ketika yang kita layani adalah keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Hal tersebut tak luput dari betapa pentingnya penguatan manajemen kinerja yang tegas, objektif, dan berkelanjutan. Evaluasi kinerja pejabat dan unit kerja, menurut Faisal, harus menjadi budaya organisasi, bukan sekadar kewajiban administratif. Kekuatan utama BMKG ke depan terletak pada sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, disiplin, dan adaptif terhadap perubahan.

Pengelolaan SDM BMKG, harus berada dalam satu arah kebijakan yang jelas, mulai dari manajemen kinerja, pengembangan kompetensi, promosi, hingga penugasan, guna memastikan talenta terbaik hadir pada posisi strategis organisasi. Dalam konteks tersebut, Sekretaris Utama memegang peran kunci sebagai penggerak sistem manajemen SDM BMKG yang modern, objektif, dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Guswanto juga membacakan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, bersikap transparan dan akuntabel, menghindari konflik kepentingan, serta siap menerima konsekuensi apabila melanggar ketentuan yang berlaku.(Rafa)

"Dunia dan isinya adalah media pembelajar oleh karena itu jadilah pembelajar yang baik"