SriSundari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan Program Gigi Anak Sehat (GAS), yang menjadi langkah untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak dini, terutama kesehatan gigi.
Bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI), peluncuran program ini diadakan di Satuan PAUD Sejenis (SPS) Negeri Bale Bermain Rubah (Baru Bahagia), Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (19/1/2026) pagi.
Dalam kesempatan ini, hadir Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno dan menyampaikan bahwa Program GAS merupakan investasi kesehatan jangka panjang yang penting bagi masa depan generasi Jakarta. Pembangunan kesehatan anak, menurut Wagub Rano, menjadi fondasi utama dalam mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing.
“Anak-anak yang sehat adalah penentu kemajuan Jakarta di masa depan. Karena itu, upaya peningkatan kesehatan harus dimulai sejak usia dini,” ungkap Wagub Rano.
Lebih lanjut Wagub Rano juga memaparkan tentang permasalahan kesehatan gigi pada anak yang kerap dianggap sepele, padahal berdampak signifikan terhadap tumbuh kembang, mulai dari memicu rasa nyeri, kesulitan makan, hingga menurunnya konsentrasi belajar. Kondisi tersebut memengaruhi kualitas hidup anak jika tidak ditangani sejak awal.
“Jika tidak ditangani sejak dini, masalah kesehatan gigi anak berpotensi meningkatkan beban pembiayaan kesehatan di kemudian hari. Karena itu, Program Gigi Anak Sehat (GAS) menjadi bagian dari investasi kesehatan jangka panjang,” tutur Wagub Rano.
Dengan adanya Program GAS ini, mengusung pendekatan promotif dan preventif yang berkelanjutan. Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dan FKG UI ini menjadi langkah strategis karena melibatkan berbagai pihak, mulai dari keluarga, satuan pendidikan, hingga komunitas.
Untuk itu Wagub Rano mengapresiasi peran FKG UI sebagai mitra strategis yang berkontribusi melalui keilmuan dan dedikasi, dalam menjawab tantangan kesehatan gigi anak, sekaligus membangun fondasi kebijakan kesehatan berbasis ilmu pengetahuan.
Program GAS selaras dengan berbagai program kesehatan anak yang telah dijalankan Pemprov DKI Jakarta, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak sekolah dan penguatan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS), guna menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.
“Kami memastikan upaya edukasi dan pencegahan ini didukung oleh layanan puskesmas yang kuat serta tenaga kesehatan yang profesional. Menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, akademisi, pendidik, tenaga kesehatan, maupun keluarga,” jelas Wagub Rano.
Dengan berjalannya program GAS, diharapkan dapat terus dikembangkan di berbagai wilayah Jakarta sebagai gerakan berkelanjutan, untuk mewujudkan kota global yang sehat, layak huni, dan berdaya saing.
Tak lupa sebelum mengakhiri, Wagub Rano pun berpesan kepada anak-anak agar membiasakan hidup sehat sejak dini sebagai bekal masa depan.(Putri)








