Indonesia Perkuat Upaya Bersama untuk Perdamaian Palestina

Indonesia Perkuat Upaya Bersama untuk Perdamaian Palestina

SriSundari – Indonesia menekankan prioritas saat ini adalah memastikan upaya perdamaian dapat menghasilkan perubahan nyata di lapangan, terutama di tengah situasi Gaza yang justru terus memburuk.

Hal ini disampaikan langsung Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono, dalam acara Ministerial Coordination Meeting of the Group of Eight Arab and Islamic Countries, Senin (21/9/2026).

“Kita harus menyampaikan pesan yang kuat. Kita ingin melihat bahwa upaya yang kita lakukan benar-benar menghasilkan kemajuan dan perubahan bagi rakyat Palestina,” ujar Menlu Sugiono.

Menlu Sugiono juga mengingatkan komitmen untuk tegaknya perdamaian yang hingga saat ini rakyat Palestina belum melihat perubahan nyata tersebut.

“Dalam jangka pendek, yang mereka butuhkan adalah mengalirnya bantuan kemanusiaan, gencatan senjata, dan berhentinya pembunuhan di Gaza,” tegas Menlu Sugiono.

Untuk itu, Menlu RI juga menekankan pentingnya negara-negara Group of Eight yang terdiri dari Indonesia, Arab Saudi, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, Türkiye, dan Pakistan, untuk terus menyuarakan pesan tegas yang seirama dan menjaga dorongan bersama bagi perdamaian Palestina.

Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan dengan berbagai mitra demi kemajuan proses perdamaian di Palestina. Partisipasi aktif masyarakat Palestina adalah salah satu aspek utama agar perdamaian yang berkelanjutan dapat terwujud.

Pertemuan Tingkat Menteri Group of Eight ini merupakan kelanjutan dari koordinasi delapan negara Arab dan Islam, yang diinisiasi pada High-Level Week SMU ke-80 PBB pada tahun 2025, untuk mencari langkah konkret penyelesaian isu Palestina.

Sejak saat itu, koordinasi terus diperkuat melalui pelibatan berbagai mitra, termasuk Amerika Serikat, guna menjaga momentum diplomatik dan mendorong langkah bersama menuju perdamaian di Gaza.

Menlu Sugiono berada di New York untuk menghadiri Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mewakili Indonesia bertindak sebagai kepala delegasi RI. Sugiono dijadwalkan akan menyampaikan pernyataan nasional Indonesia dalam sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB pada Sabtu malam (26/9/2026) mendatang.

Kehadiran Indonesia pada Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi momentum untuk menegaskan komitmen kuat terhadap multilateralisme dan perdamaian global.(NA)

Tinggalkan Balasan

"Dunia dan isinya adalah media pembelajar oleh karena itu jadilah pembelajar yang baik"