Wagub Rano Tinjau Layanan Warga Pulau Untung Jawa

Wagub Rano Tinjau Layanan Warga Pulau Untung Jawa

SriSundari – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) dan pos pengolahan sampah di RW 03, Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jumat (25/9/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kebutuhan layanan dasar warga sekaligus pengelolaan lingkungan di kawasan kepulauan.

“Saya bersyukur bisa meninjau fasilitas yang ada, baik di Pulau Tidung maupun di Pulau Untung Jawa, untuk melihat sarana yang kita miliki dan aspek apa saja yang perlu dievaluasi,” ungkap Wagub Rano.

Lebih lanjut Wagub Rano juga menambahkan, bahwa pembangunan tidak akan dapat berjalan optimal tanpa adanya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat di kedua pulau tersebut.

Berdasarkan data, diketahui Pulau Untung Jawa dihuni sekitar 2.647 jiwa. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, saat ini ditopang instalasi SWRO, Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO), serta air tanah. Fasilitas SWRO mampu mengolah air laut dengan kapasitas 2,5 liter per detik atau sekitar 216 meter kubik per hari, yang didistribusikan melalui reservoir dan jaringan perpipaan.

Kapasitas layanan air bersih, lanjut Wagub Rano, perlu terus disesuaikan dengan pertumbuhan kebutuhan warga.

“Setelah ini, kami akan menggelar rapat terbatas untuk membahas masalah ketersediaan air bersih di Pulau Untung Jawa yang masih menjadi kendala. Fasilitas yang ada perlu ditingkatkan kapasitasnya karena seiring bertambahnya populasi warga, kebutuhan konsumsi air pun kian meningkat,” tuturnya.

Wagub Rano Tinjau Layanan Warga Pulau Untung Jawa

Saat ini, sekitar 170 rumah telah tercatat sebagai pelanggan PAM JAYA, sementara sekitar 310 rumah lainnya masih menunggu penyambungan jaringan perpipaan. Cakupan layanan perpipaan di Pulau Untung Jawa berada di kisaran 35 persen dan ditargetkan mencapai 100 persen pada 2029.

“Kunjungan lapangan hari ini merupakan bagian dari upaya belanja masalah untuk menginventarisasi kebutuhan mendasar kepulauan, dimulai dari pulau-pulau yang memiliki jumlah penduduk paling padat. Kita memiliki rencana strategis ke depan untuk memperbesar kapasitas sumber air baku yang bersumber dari laut,” jelas Wagub Rano.

Pemprov DKI mendorong peralihan dari penggunaan air tanah ke jaringan perpipaan untuk menjaga daya dukung lingkungan pulau. Di saat yang sama, kebutuhan layanan dasar lain seperti pasokan listrik dan keandalan jaringan internet turut menjadi perhatian dalam evaluasi pembangunan wilayah kepulauan.

“Pemenuhan pasokan listrik dan keandalan jaringan internet nirkabel juga menjadi perhatian penting yang kami temukan di lapangan. Seluruh persoalan dan temuan ini nantinya akan kita bahas bersama guna merumuskan langkah evaluasi serta solusi kebijakan yang tepat,” tandas Wagub Rano.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Rano juga meninjau pos pengolahan sampah dan melihat pemanfaatan botol plastik menjadi produk daur ulang serta kerajinan warga. Ia mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan pegiat lingkungan dalam menjaga kebersihan kawasan serta mengolah sampah menjadi produk bernilai guna.(NA)

Tinggalkan Balasan

"Dunia dan isinya adalah media pembelajar oleh karena itu jadilah pembelajar yang baik"